Perempuan merupakan salah satu komponen di masyarakat yang bisa dilibatkan dalam pembangunan. Potensi kaum perempuan dalam kehidupan masyarakat masih belum mendapat porsi yang wajar. Hal ini perlu disikapi secara arif dan bijaksana oleh pemerintah mengingat kaum perempuan dari sisi kuantitas menempati urutan pertama dari komposisi warga masyarakat. Banyak perempuan yang tidak memiliki kemampuan memperoleh peluang kerja karena keterbatasan atau tidak bisa mengelola potensi yang ada pada dirinya, maka perlu adanya pemberdayaan perempuan.
Konsep pemberayaan perempuan merupakan upaya untuk menjadikan sesuatu yang adil dan beradab menjadi lebih efektif dalam seluruh aspek kehidupan. Pemberdayaan perempuan yang dilakukan oleh TP-PKK Desa Metatu melalui pelatihan membuat bouquet hijab yang dilaksanakan di pendopo Balai Desa Metatu. Pelatihan ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.
Pelu ketelitian dan kesabaran dalam membuat bouquet hijab, hijab segi 4 berbahan katun menjadi favorit pelaku bisnis bouquet hijab. Bentuk rangkaian juga harus terus berinovasi, jika modelnya itu-itu saja pasti bosan. Pemilihan jenis wrapping juga harus beragam. Kesulitan dalam membuat bouquet hijab terletak pada bahan hijab itu sendiri, contohnya bahan satin. Bahannya licin sehingga sulit dikreasikan. Selain itu, kreativitas bentuk rangkaian buket juga menjadi tantangan tersendiri. Meski bisa pesan langsung, namun akan lebih spesial jika bouquet hijab dibuat sendiri. Selain itu, keterampilan membuat bouquet hijab juga bisa menjadi ide bisnis kreatif.
Kegiatan pelatihan membuat bouquet hijab diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan, juga berdampak pada kemampuan ataupun keberdayaan perempuan menciptakan lapangan kerja.