Artikel
Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Proses Pembelajaran dan Perannnya dalam Pembentukan Karakter
Kebijakan penerapan kurikulum merdeka merupakan upaya untuk memberikan layanan pembelajaran bagi peserta didik. Penerapannya dilaksanakan secara bertahap pada setiap jenjang satuan pendidikan. Kumer merupakan terobosan yang baik untuk mengubah paradigma proses sampai kepada hasil pembelajaran yang ada.
Penerapan kumer mendorong penguatan karakter. Proses penguatan karakter tersebut dapat dilakukan melalui pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek pada penguatan profil pelajar pancasila. Siswa diberikan dorongan untuk memiliki karakter yang baik. Semua pelaksanaan pembelajaran akan membentuk karakter siswa. Beberapa karakter utama dari kurikulum merdeka yang mendukung pemulihan pembelajaran :
1. Pembelajaran berbasis proyek untuk pengembangan aktivitas soft skills dan karakter siswa sesuai profil pelajar pancasila.
2. Fokus pada materi esensial hingga ada waktu cukup untuk pembelajaran yang mendalam bagi kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi.
3. Fleksibilitas bagi guru untuk melakukan pembelajaran yang terdiferensiasi sesuai dengan kemampuan peserta didik dan melakukan penyesuaian dengan konteks ataupun muatan lokal.
Profil pelajar pancasila mencakup beberapa hal :
1. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Berakhlak Mulia
3. Berkebinekaan Global
4. Gotong Royong
5. Mandiri
6. Bernalar Kritis dan Kreatif
Dalam impementasi kumer, diperlukan siklus belajar yang meliputi 5 aspek pengalaman belajar yaitu exploring, planning, acting, communicating, dan reflecting. Aspek pengalaman belajar tersebut memberikan kesempatan bagi anak untuk mengembangkan potensi belajar, berpikir dan berkreasi dalam karya.
Karakter yang terbentuk melalui kurikulum merdeka akan membantu anak-anak menjadi individu yang mandiri, kreatif dan memiliki kemampuan bernalar kritis. Anak-anak akan belajar mencari tahu dan menemukan jawaban sendiri, sehingga mereka dapat mengembangkan kepercayaan diri dan membangun rasa ingin tahu yang kuat.
Profil pelajar bagi siswa yang mencakup profil pelajar pancasila terus dilakukan sosialisasi dan deminasi, sehingga partisipasi semua pihak untuk mendukung pencapaian hal tersebut sangat strategis dan kolaboratif.
Gali Minat dan Bakat Positif Anak Melalui Seni Tari
Peternakan Ayam Ras Petelur Menjadi Usaha Pengembangan Koperasi Desa Merah Putih Metatu
Inovasi Bumdes Jaya Makmur, Unit Usaha Greenhouse Rejo Makmur Farm, Upaya Ketahanan Pangan
Kader Posyandu Metatu Raih Penghargaan sebagai Kader Terbaik dari Puskesmas Metatu
Tabur Bunga, Napak Tilas Pejuang Desa, Manaqib Alkhidmah, Agenda Tahunan Sedekah Bumi Desa Metatu
Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi untuk Desa Tangguh Bencana di Desa Metatu
Musdessus, Pembentukan dan Pendirian Koperasi Desa Merah Putih Metatu
Cegah Kekerasan Seksual Remaja Sejak Dini, Edukasi dan Awasi Pergaulan
Pentingnya Memilah Sampah, Tindakan Sederhana Bermanfaat Luar Biasa
MUSDES Penyusunan RKPDES Tahun Anggaran 2024-2025
Lautan Manusia di Gresik Angkat Ponsel di 'Metatu Berselawat' Habib Syech
Yuk.!! Menikmati Suasana dan Memanjakan Mata di Taman Desa Metatu
Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan dan Cuaca Ekstrem
Bunda-Bunda Cantik TP-PKK Se-Desa Metatu, Meriahkan Lomba Tumpeng “Merdeka Stunting”
Apa sih Posyandu Remaja ?
Mahasiswa Doktor Ilmu Hukum UNTAG Surabaya Cerahkan Warga Desa Metatu di Bidang Hukum Pertanahan
Seng Penting Hore , Ngongkel Sak Tekane Bersama Komet

